Aroma KKN Tercium Jelas dalam Proyek Pembangunan Mahan Agung Rp 8.6 M

Berita Utama Pemerintahan

Bandar Lampung – Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam pengerjaan proyek – proyek di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung, mulai muncul kepermukaan. Hal ini dapat dilihat dari proyek pengerjaan Rehabilitasi Mahan Agung senilai 8,6 Miliar itu. Dimana, rekananan yang mengerjakan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran (TA) 2020 ini, diduga dikerjakan oleh sahabat karib Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang berinisial AL.

Diketahui, AL merupakan seorang pengusaha ternama dibidang cafe dan restoran yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Bandar Lampung. Diduga kuat, AL memenangkankan banyak proyek -proyek dengan nilai fantastis di dinas – dinas Provinsi Lampung. Diantaranya Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi.

Berdasarkan hasil pantauan awak media di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Lampung, Proyek Rehabilatasi Mahan Agung senilai 8.6 Miliyar ini, diikuti oleh 25 Perusahaan. Tender tersebut dimenangkan oleh PT. Satria Karya Tinata dengan nilai penawaran 8.225.163.230, 73 Rupiah.

Seorang sumber terpercaya biinar.com yang berlatar belakang pengusaha kontruksi mengatakan, paket-paket di Dinas Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung 99 persen sudah terkondisi. Bahkan sebelum dilakukan proses lelang di Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Lampung, paket-paket tersebut sudah bertuan.

“Orang deket gubernur semua yang menang tender di Dinas itu mas. Lelang melalui LPSE hanya formalitas belaka. Sebelum dilaksanakan lelang pengantinnya sudah ditentukan. Pengkondisian semua itu,” jelasnya sembari mewanti-wanti agar namanya dirahasiakan.

Hingga berita ini diterbitkan, AL belum bisa dikonfirmasi. Kami hubungi melalui pesan WhatsApp AL tidak membalas. (lan)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of