Diduga Berpotensi Hilangkan Nyawa 200 Orang, PT. Wijaya Kusuma Contractors Dipolisikan

Berita Utama Pemerintahan

Bandar Lampung – PT Istana Lampung Raya (Honda Lampung Raya) melaporkan Wijaya Kusuma Contractors (WKC) selaku kontraktor pembangunan gedung Hotel Mercure di Jalan Raden Intan ke Polda Lampung. Terdapat 200 karyawan terancam keselamatannya akibat pembangunan hotel itu.

Laporan diluncurkan akibat pembangunan hotel bintang lima itu tidak mengindahkan keselamatan masyarakat lingkungan sekitar. Setidaknya, sudah enam kali benda berat berbahaya jatuh ke gedung diler Honda Lampung Raya itu dalam beberapa waktu terakhir. 

Kuasa Hukum PT Istana Lampung Raya, Rahman Kholid, mengungkapkan nomor laporan ke Polda Lampung yakni STTPL/49/1/2019/SPKT pada 10 Januari 2019. 

Namun, hingga saat ini, bahkan telah terjadi kembali barang berbahaya jatuh, polisi belum juga menindalanjuti laporan pihaknya. “Kita udah lapor polisi seminggu lalu, sampai sekarang belum ada perkembangan. Ini ada sekitar 200 karyawan Honda dan konsumen Honda yang terancam keselamatan nyawanya,” kata Rahman saat konfrensi pers di Kafe Wood Stairs, Selasa (21/1/2019).

Secara perinci, Rahman mengungkapkan insiden jatuhnya benda berat pertama kali terjadi pada 15 Agustus 2018. Dimana besi hollow jatuh hingga menancap dan tembus ke dalam kantor Honda Lampung Raya yang berada di sebelah pembangunan hotel. Tidak ada korban jiwa pada saat itu. Lalu pada 15 Desember 2018 baut beton jatuh hingga menembus atap kantor Honda Lampung Raya. Kemudian pada 31 Desember 2018, 3 Januari 2019, 14 Januari 2019, 16 Januari 2019. 

Sementara, Manajer PT Wijaya Kusuma Contraktor (WKC) Hendi saat dikonfirmasi jutru balik bertanya. “Itu jatuhnya gimana? Ya saya sih gak bisa jelasin lewat telepon sorry ya. Hari ini belum bisa masih rapat, besok saya juga masih penuh (jadwal),” singkatnya. (*/red)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of