Ketua DPRD Lampung Dukung Komitmen Pemprov dalam Penanganan Covid-19

Berita Utama Pemerintahan

Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay mendukung  komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menangani percepatan penanganan virus Corona (Covid-19).Pemprov Lampung melalui dana APBD dan APBN telah mengalokasikan penanganan virus Corona (Covid-19) sebesar Rp246 miliar. Dana sebesar itu terdiri; APBN Rp111 miliar APBD Rp 135 miliar.

Besarnya alokasi anggaran penanganan virus Corona tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi, para pertemuan dengan jajaran Pemred media cetak, elekttonik, dan Online di ruang rapat utama kantor Gubernur, Rabu (1/4/2020).

Hadir dalam pertemuan dengan Pemred antara lain, Wagub Lampung Hj. Chusnunia, MSi, MKn, Ph.D, Ketua DPRD Mingrum Gumay, Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto, Danrem 043/Gatam, Kol. Inf. Taufik Hanafi anggota Forkopimda lainnya, Sekdaprov Ir. Fahrizal Darminto, MA, Kadiskes dr. Reihana, MKes dan sejumlah kepala OPD.

Mingrum Gumay mengatakan, besarnya anggaran tersebut diharapkan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung dapat diatasi dengan cepat. Anggaran tersebut tidak hanya untuk alokasi APD, tapi juga untuk kebutuhan penanganan Covid-19 secara keseluruhan. Termasuk insentif bagi tenaga medis dan pihak yang terlibat dalam penanganan pencegahan virus Corona.

Ia juga menjelaskan, bahwa dalam menangani penyebaran virus Corona dibutuhkan semua pihak. Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk sebanyak 9,7 juta jiwa, dengan anggaran pencegahan sebesar itu dinilai sudah cukup tinggal mengatur penggunaannya sesuai kebutuhan.

Provinsi Lampung telah bekerja dari 27 Januari, sejak mendapatkan informasi virus corona (Covid-19). Maka kemudian disiapkan rumah sakit. Dari 78 RS di Lampung setelah dilakukan seleksi, ada 30 RS yang layak untuk pelayanan pasien virus corona.

Oleh karena itu, Ia mengajak semua pihak, pemerintah, swasta dan media untuk bersama-sama mengatasi virus corona. “Menurut para ahli puncak corona pada Juni nanti. Tapi kita berharap di Provinsi Lampung cepat ditangani sehingga akhir April sudah reda,” kata Mingrum.

Sementara mengenai ketersediaan pangan, Gubernur Arinal mengatakan, stok pangan April dan Mei di Lampung masih aman. Bahkan pusat perekonomian Jakarta juga meminta untuk kebutuhan ekonomi dari Lampung.

Dalam pertemuan ini juga terjadi dialog panjang antara Pemred dengan Gubernur, Wagub dan pejabat terkait. Gubernur memberi kesempatan seluas-luasnya kepada wartawan untuk memberi masukan. Nantinya juga akan ada juru bicara Covid-19 Provinsi Lampung dan Sekretariat. Sehingga mempermudah bagi wartawan untuk melakukan komunikasi terkait pencegahan dan penanganan virus Corona di Lampung. (Advertorial)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of