Lampung Paling Banyak Hasilkan Anak PKH Berprestasi

Pemerintahan

Biinar.com – Kementerian Sosial mencatat Provinsi Lampung sebagai penyumbang anak berprestasi peserta Program Keluarga Harapan atau PKH. Tercatat sebanyak 189 anak Keluarga Penerima Menfaat Program Keluarga Harapan yang berprestasi di tahun 2018.

Direktur Perlindungan dan Jaminan Sosial Keluarga Kemensos RI Nur Pujianto menjelaskan besarnya anak berprestasi ini tidak lepas dari peran pendamping PKH yang selalu memberikan bimbingan kepada KPM.

“Dari 189 anak yang sedang mengikuti seleksi Bidik Misi dan sampai dengan hari ini sebanyak 35 orang telah dinyatakan lulus. Ini berkat peran pendamping,” ujarnya di Lampung, hari ini.

Kementerian Sosial, dikatakan Nur Pujianto selalu memberikan bekal kepada para pendamping berbagai ilmu untuk meningkatkan kapasitas KPM seperti penguatan pentingnya pendidikan bagi kelaurga tidak mampu.

Materi tersebut diberikan kemensos pada saat bimbingan dan pemantapan pendamping PKH.

“Pendamping Sosial PKH merupakan pasukan garis terdepan dalam pengentasan kemiskinan. Peran Pendamping Sosial PKH sangat bermanfaat dalam membantu pemerintah dalam menanggulangi permasalahan kemiskinan,” tambahnya.

Kegiatan pengembangan kepesertaan PKH di lapangan, seperti sosialisasi PKH, validasi,verifikasi, Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS), pemutakhiran, hingga proses penyaluran bantuan kepada KPM membutuhkan peran serta secara langsung oleh Pendamping Sosial PKH untuk memperlancar kegiatan administrasi dan teknis dari Daerah ke Pusat.

Sementara mengenai jumlah dan besaran bansos PKH yang akan ditingkatkan pada tahun depan, Nur mengatakan kenaikan anggaran tersebut dikarenakan kenaikan nominal dan disesuaikan dengan beban Keluarga Penerima Manfaat atau KPM.

“Sementara ini besaran bantuan masing-masing KPM sama yakni Rp. 1.890.000/tahun. Kedepan penerima bantuan itu mulai Rp2 juta hingga Rp3,5 juta tergantung beban keluarganya,” kata Nur.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni melaporkan bahwa implementasi PKH di Lampung sejak tahun 2011.

Adapun prestasi yang telah dicapai khususnya bagi anak-anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) antara lain pada tahun 2017 sebanyak 28 orang berprestasi berhasil melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri/swasta dengan program Program Bidik Misi.

Sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 189 orang sedang mengikuti seleksi Bidik Misi dan sampai dengan hari ini sebanyak 35 orang telah dinyatakan lulus, ujarnya.
Disampaikan juga oleh Sumarju bahwa anak KPM-PKH lainnya yg berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik sebanyak 549 orang.

Menurut ketua penyelenggara yang juga sebagai Kasubdit Validasi dan Teminasi; M.Slamet Santoso menjelaskan bimtap diperuntukkan kepada SDM-PKH hasil rekruitmen tahun 2017. Pada tahun 2017 jumlah SDM-PKH Lampung sebanyak 965 orang.

Pada tahun 2018 mendapatkan tambahan SDM-PKH sebanyak 1.080 orang; dengan demikian jumlah SDM-PKH pada saat ini sebanyak 2.045 orang.

“Bimtap kali ini merupakan angkatan I yang terdiri dari 7 Kabupaten yakni Lampung Timur, Lampung Utara, Pesawatan, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Pringsewu sedang angkatan II akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei,”ujarnya. (*/lan) 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of