OTT KPK, Aprozi Alam: Stop Korupsi, Kolusi dan Nepotisme Agar Lampung Berjaya

Berita Utama Pemerintahan

Bandar Lampung – Ketua Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional (Aspeknas) Lampung Aprozi Alam mengimbau seluruh pengusaha jasa konstruksi di Lampung untuk menghentikan dan menghindari praktik kolusi dalam mendapatkan suatu pekerjaan. Hal tersebut diutarakan Aprozi Alam menanggapi oprasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangku Negara dan beberapa pejabat setempat.

Menurutnya, pengusaha yang bergerak pada sektor pengadaan barang dan jasa harus mengedepankan profesionalitas kerja. Jangan mengandalkan kedekatan emosional terhadap pejabat, terlebih melakukan permufakatan jahat dengan modus fee proyek atau setoran.

“Pertama saya turut prihatin, ini sudah yang ke empat kepala daerah di Lampung yang terjaring OTT KPK. Mayoritas masalahnya terletak pada pembangunan infrastruktur. Oleh sebab itu, saya menghimbau seluruh pengusaha baik yang tergabung di Aspeknas maupun di Lampung pada umumnya, mari berhenti berkolusi untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Karena resikonya sangat tinggi”. Jika ditangkap seperti saat ini, diri kita, keluarga kita, dan negara sangat dirugikan,”tegas Bang Oji sapaan akrabnya saat kami hubungi via telpon, Senin (07/10).

Aprozi Alam berpendapat, saat ini sudah memasuki era moderenisasi. Sekecil apapun nilai kegiatan atau proyek, pasti dipantau oleh aparat penegak hukum. Karenanya Aprozi meminta para pelaku jasa konstruksi untuk berusaha mendapatkan pekerjaan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan dalam undang-undang jasa konstruksi maupun peraturan presiden (Perpres).

 Aprozi Alam juga meminta pada para pejabat baik kepala daerah, kepala dinas, PPK untuk turut menghentikan lingkaran setan berupa praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang selama ini membelit dunia usaha jasa kontruksi di Lampung. Sebab, sambung salah satu politisi senior Lampung ini, praktik KKN tersebut terjadi karena kedua belah pihak, yakni penguasa dan pengusaha saling menginginkan.

Terakhir, imbuh Bang Oji, selaku putra daerah Lampung Utara dirinya turut bersedih atas apa yang menimpa Bupati Agung Ilmu Mangku Negara tersebut. Dari lubuk hati terdalam dia menghimbau pada seluruh masyarakat Lampung Utara untuk bersikap bijak dan menyerahkan seluruh permasalahan yang menimpa Kabupaten Lampung Utara pada aparat penegak hukum.

“Apapun kesalahan beliau, pasti ada jasa baik yang pernah ditorehkan oleh Pak Bupati untuk Lampung Utara. Jangan gegara nila setitik rusak susu se belanga. Kita serahkan saja pada aparat penegak Hukum. Mari bersikap santun dan bijak, jangan menghakimi seseorang secara berlebihan. Ayo kita hentikan saling hujat dan saling caci di sosial media baik youtube maupun facebook, bagaimanapun mereka punya anak, isteri dan keluarga besar. Bayangkan jika hal tersebut menimpa kita. Sekarang lebih baik kita fokus berbenah diri, agar kedepan Kabupaten Lampung Utara menjadi terdepan, serta Provinsi Lampung dapat Berjaya,” tutupnya. (Erlan)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of