PPK UIN Raden Intan Diduga Hambat Pencairan Proyek, Harus Pakai Uang Pelicin

Berita Utama Pemerintahan

Bandar Lampung – Memalukan. inilah kata-kata yang pantas menggambarkan buruknya kinerja sejumlah pejabat di Universitas Islam Negeri (UIN) Radin Inten Provinsi Lampung, terkhusus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diinstansi tersebut.

Bagaimana tidak, diduga Pejabat Pembuat Komitmen yang berinisial PR menginstruksikan beberapa pegawainya untuk mempersulit seorang rekanan untuk proses pencairan uang proyeknya.

Namun di lain pihak, PPK beserta anak buahnya di UIN Lampung memperlakuan khusus para rekanan yang diduga sebelumnya sudah memberikan sejumlah uang pelicin. “Kami merasa di persulit oleh pihak UIN Lampung. Sementara rekanan lain yang diduga ada pelicin alias sudah setor duit lancar-lancar aja,” terang seorang direktur perusahaan yang namanya minta tidak diberitakan.

Rekanan yang namanya minta dirahasiakan tersebut menambahkan, diduga terdapat banyak tindakan Korupsi, Kokusi dan Nepotisme dalam proyek – proyek di UIN Lampung tersebut. “Iya proyek – proyek disana udah dikuasai sama Darsono (Rekanan). Itu liat aja tukangnya, walaupun ga menerapkan K3, dan papan nama, tapi masih anteng aja. Namanya juga punya orang dalem mas” tutupnya.

Terpisah, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Sukarame, Frans, mengutuk keras dugaan perbuatan KKN berupa fee proyek di UIN Radin Inten Lampung tersebut. Menurutnya, aparat penegak hukum yakni Polda dan Kejati Lampung harus segera memanggil PPK dan pejabat terkait.

“Bila perlu KPK harus turun ke Lampung, untuk mengusut tuntas dugaan permainan fee proyek diinstansi tersebut,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen dari UIN Lampung, PR, belum bisa dikonfirmasi. Kami datangi ke Kantornya pun, sedang tidak ada tidak ada.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of