Stafsus Walikota Rakhmat Husein Minta Padimas Penuhi Kesepakatan

Berita Utama Pemerintahan

Bandar Lampung — Staf Khusus Walikota Bandar Lampung Rakhmat Husein DC (RHDC) turun langsung memantau warga yang menjadi korban longsor di Gang Fatimah, Campang Jaya, Sukabumi, Rabu, 8 Januari 2020.

Ia meminta pemilik gudang Padimas, Yadi secepatnya menyelesaikan persoalan agar tidak berlarut-larut. Selain itu Rakhmat Husein DC juga meminta pemilik gudang Padimas segera merealisasikan kesepakatan yang sudah tertuang dalam berita acara.

“Harus secepatnya kesepakatan itu dilaksanakan, agar warga tenang jangan sampai warga mencari jalur yang berimplikasi hukum. Karena dalam berita acara pemilik telah menyepakati kesepakatan tersebut. Selain itu juga disaksikan Camat Sukabumi dan Lurah Campangjaya,” jelas RHDC.

Di lokasi, ia melihat dan mendengar keluhan warga. Dimana warga merasa sudah sangat resah. Mereka khawatir sewaktu-waktu tembok perusahaan kembali roboh mengancam keselamatan warga. Saat hujan air mengalir dari tembok perusahaan.

Rakhmat Husein menegaskan pihaknya berada di tengah-tengah. Kehadirannya bukan untuk menyusahkan pengusaha dalam berinvestasi. Namun, warga yang bermukim di bawah tembok perusahaan juga harus nyaman dan tenang. “Saya mendapatkan laporan dari warga dengan membaca di media. Saya diminta turun maka saya menindaklanjuti,” terangnya.

Rakhmat Husein juga sangat mengapresiasi Camat Sukabumi dan Lurah Campangjaya serta bhabinkhamtibmas dan bhabinsa yang sigap memediasi persoalan ini.

Sementara itu, Ketua RT 06 Kelurahan Campang Jaya Deri meminta agar pihak Padimas secepatnya menyelesaikan poin kesepakatan yang disaksikan oleh Camat, Lurah dan beberapa aparatur lainnya.

Jika tidak disepakati, Deri bahkan tak segan-segan membawa persoalan ini ke upaya hukum atau lainnya. Sebab, warganya sudah lama resah dan khawatir jadi korban longsor susulan.

Sebab, selama perusahaan itu berdiri, menurut Deri, warga sudah kecewa, lantaran sama sekali tidak pernah memberikan kompensasi ke warga. “Kemarau saja, kami kekeringan gak dikasih air bersih ama gudang,” tegasnya. (*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of